Penolakan Pabrik Semen, Gus Mus Datangi Tenda Para Ibu

30 Nov 2015 11:45
Sumber foto: Eggy Yunaedy Sumber foto: Eggy Yunaedy
REMBANG, KOMPAS — KH Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus, Sabtu (28/11), mendatangi para ibu dan warga di Kecamatan Gunem, Rembang, Jawa Tengah, yang berjuang menolak pabrik semen dengan mendirikan tenda di tepi jalan menuju tapak pabrik PT Semen Indonesia. Kedatangan Gus Mus menghibur dan menguatkan warga yang masih berjuang melalui proses hukum.

Gus Mus berangkat dari Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin asuhannya menuju tenda yang sudah didirikan selama 530 hari tersebut. Para ibu dan warga bersikeras menolak penambangan semen di kawasan Pegunungan Kendeng itu karena mengancam keberadaan mata air yang selama ini menjadi sumber kehidupan mereka. Setiap hari para ibu bergantian berjaga di tenda.

"Saya sudah lama pengin ke sini. Ini adalah apresiasi dan penghargaan saya terhadap perjuangan mereka. Saya menghargai mereka karena mereka peduli terhadap kelestarian alam, sementara banyak orang lain tidak peduli soal itu," ujar Gus Mus.

Gus Mus mengingatkan bahwa Tuhan telah menyediakan segala sesuatu untuk kebutuhan manusia lewat alam. Sebenarnya apa saja yang dibutuhkan manusia sudah tersedia dan cukup. Namun, sering kali keinginan manusia tak terkendali dan malah merusak alam.

Sukinah (39), warga Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, mengatakan, merasa sangat dikuatkan dengan kedatangan Gus Mus tersebut.

Sementara itu, Maya Latifasari, pendamping warga dari Lembaga Bantuan Hukum Semarang, mengatakan, warga sepakat mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya. Gugatan warga atas surat izin lingkungan pendirian pabrik semen dari Gubernur Jateng ditolak karena dianggap kedarluwasa.

Terpisah, Corporate Secretary PT Semen Indonesia Agung Wiharto mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan warga yang menempuh kasasi.(WEN/UTI)


Sumber:
HTTP://PRINT.KOMPAS.COM/BACA/2015/11/30/GUS-MUS-DATANGI-TENDA-PARA-IBU

Berita Terbaru