Sidang Kriminalisasi oleh PT BGA: Pembacaan Eksepsi Kasus Gusti Gelombang Ungkap Dugaan Kriminaliasi

05 Feb 2016 16:08
Sumber foto: www.borneonews.co.id Sumber foto: www.borneonews.co.id

Sidang peradilan kasus dugaan Tindak Pidana Penggelapan dalam Jabatan, yang disangkakan dilakukan Gusti Gelombang saat menjabat sebagai salah satu staf Humas PT Bumitama Gunajaya Abadi (BGA) tahun 2010-2011, semakin menarik. 


Lantaran proses persidangan, warga Desa Dawak, Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),  atas  dugaan kasus penggelapan uang Rp8 juta yang berjalan di Pengadilan Negeri (PN)Pangkalan Bun itu kini mengarah pada pengungkapan indikasi kriminalisasi.

Tim kuasa hukum Gusti Gelombang dari Public Interest Lawyer Network (Pilnet) meyakini kasus hukum yang menimpa Ketua Koperasi Kompak Maju Bersama (KMB) tersebut, merupakan buah hasil praktik kriminalisasi yang dijalankan PT BGA.Gusti Gelombang dikriminaliasi, demi menutup kasus besar yang terjadi dalam pengelolaan dan kerjasama koperasi plasma sawit KMB dengan PT BGA. Yang beberapa bulan belakangan telah dilaporkan Gusti Gelombang dan tengah diusut di Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dugaan kriminalisasi tersebut dipaparkan dalam pembacaan eksepsi atau bantahan berjudul <Hentikan Bisnis Kriminalisasi Gusti Gelombang>. Yang dibacakan Judianto Simanjuntak, tim kuasa hukum Gusti Gelombang, di Pesidangan Kasus Gusti Gelombang, di PN Pangkalan Bun, Kamis (4/2).

Setelah mempelajari secara seksama surat dakwaan, kata Judianto, pihaknya berpendapat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Gelombang adalah imajinasi dari JPU untuk diajukan ke depan persidangan. "Perkara pidana ini terkandung kriminaliasi terhadap Gusti Gelombang. Jelas kasus terdakwa ini merupakan kasus rekayasa," kata Judianto. 

Pelakunya kriminalisasi atau perekayasa kasus, tuding Judianto, merupakan segelintir orang yang profesional letigator atau tukang pembuat kasus. Dirinya menyayangkan JPU ikut hanyut dalam permainan dan memperkosa kaedah hukum dan keadilan. Kriminalisasi yang dilakukan kepada Gelombang, imbuhnya, merupakan bentuk dan wujud nyata kekhawatiran PT BGA, terhadap Gusti Gelombang."Yang bejuang untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan bagi masyarakat desa lewat Koperasi KMB." 

Dalam sidang tersebut, Gusti Gelombang sebagai tertuduh penggelapan uang mengatakan, dirinya tidak melakukan apa yang dituduhkan penuntut umum. Karena, sejak 15 Juni 2007 saat dirinya bekerja sebagai staf Humas PT BGA hingga Oktober 2011, semua tugas yang diberikan kepadanya telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) perusahaan. "Tuduhan yang saya terima ini, sangat-sangat tidak masuk akal," tegas Gelombang, Kamis (4/2). (RD/*)

Sumber:

http://www.borneonews.co.id/berita/28157-pembacaan-eksepsi-kasus-gusti-gelombang-ungkap-dugaan-kriminaliasi 

Berita Terbaru